Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Sabtu, 05 Desember 2009

ARTI SEBUAH PERLAWANAN

Oleh: Syafiq El_Mijeni

Perlawanan tidaklah harus berarti pemberontakan dan penghianatan. Kadang perlawanan dibutuhkan walau harus mengangkat senjata. bukanlah kehancuran yang diharapkan, tetapi sebuah perubahan. Kadang di dalam sebuah perlawanan ada kehormatan. walau harus di bayar dengan kematian. Untuk apa kita hidup dalam sebuah penindasan? Apakah layak kita hidup dan mati dalam penindasan? tidak, tapi kita berhak untuk mempunyai sebuah harapan. Kemerdeekaan kita dapatkan bukanlah untuk membiarkan orang sebangsa menjajah bangsanya sendiri. Hidup kita yang sudah terlena dengan semua yang serba barat dan serba modern telah menghilangkan jati diri kita. jiwa kita sebagai bangsa yang besar hilang sudah. kita sudah tidak tahu siapa diri kita. ketidak tahuan akan diri kita telah menciptakan penjajahan luar bisa kepada diri kita sendiri dan bangsanya sendiri. kemiskinan, penindasan, ketidakadlian, kebodohan semua dianggap biasa. seolah sudah tidak ada hubungan saudara di antara kita sebagai bangsa Indonesia. Bangsa kita tinggal menunggu kehancuran jika kita tidak melakukan perubahan.

Jumat, 04 Desember 2009

KETIKA RASA KEADILAN ITU HIILANG

Oleh: Syafiq El_Mijeni

Akhir-akhir ini kita telah disuguhi pemberitaan yang membuat kita tercengang, atau lebih tepatnya membuat kita prihati. pemberitaan di mana di situ dipertontonkan bagaimana hukum di Indonesia dapat diatur sesuai keinginan oleh orang yang mempunyai kekuatan. Bagaimana hukum di Indonesia ditelanjangi dan diperkosa oleh para mafia hukum.
Kita bisa melihat bobroknya penegakan hukum dengan melihat realitas yang terjadi di Indonesia sekarang ini. Sebagai contoh adalah kasus yang terjadi Ibu minah yang hanya mengambil tiga buah kopi coklat harus duduk di kursi pesakitan dengan tuduhan pencurian. Atau kasus empat orang pemungut kapuk yang harus mendekam di penjara dan menghadapi tuduhan pencurian. Mereka adalah contoh orang-orang yang hanya berusaha mempertahankan hidup mereka tanpa bertujuan untuk mencuri.
Dan coba kita lihat apa yang terjadi pada mereka orang-orang yang punya kekuatan dan kekuasaan bebas melenggang hingga sekarang. Masih banyak para koruptor yang masih melenggang bebas, atau anggodo yang merencanakan kriminalisasi terhadap pimpinan KPK masih bebas hingga sekarang. dan kasus terbaru adalah tentang kasus jaksa pengedar ratusan butir narkoba hanya divonis satu tahun penjara, tetapi seorang supir yang hanya membawa satu butir narkoba divonis empat tahun penjara. Kasus ini belum termasuk fakta bagaimana perlakuan penegak hukum terhadap pencuri ayam dan perlakuannya terhadap pencuri uang rakyat yang sangat jauh dari nilai-nilai keadilan.
Inilah gambaran tentang hilangnya rasa keadilan di Indonesia. Rakyat kecil sudah tidak bisa lagi menikmati keadilan di negeri ini. Keadilan hanya untuk orang-orang yang punya kekuasaan atau punya banyak uang. Harus ada reformasi total pada lembaga hukum kita, atau kalo perlu revolusi. Keadilan harus bisa dirasakan oleh semua kalangan, tidak untuk kalangan tertentu saja yang punya kekuasaan.

Kamis, 19 November 2009

PERSATUAN MODAL AWAL DALAM PERGERAKAN

Oleh: Syafiq El_Mijeni

Pergerakan mahasiswa dalam perjalanannya tidaklah semulus dan semudah yang dibayangkan. Akan banyak ujian yang akan dilalui dalam perjuangannya. ujian itu bisa datang dari dalam maupun dari luar. Dari sekian banyak masalah yang dihadapi peregerakan mahasiswa, hal yang paling mengkhawatirkan adalah perpecahan. Karena akan sangat sulit bagi mahasiswa untuk melakukan dinamika organisasi tanpa adanya persatuan. Kita tidak akan bisa saling berdiskusi dan bertukar informasi jika yang ada di dalam hati kita hanya ada rasa benci dam ingin saling menjatuhkan.

Persatuan di sini bukanlah berarti kita harus selalu satu pikiran dan satu pendapat. Karena dalam pergerakan banyak kepala yang berbeda-beda yang berfikir. Kadang dalam masalah-masalah tertentu kita bisa saja berbeda pemikiran, karena dengan perbedaan inilah terjadi proses pembelajaran dalam organisasi. Tentunya perbedaan yang ada bukanlah perbedaan yang terkait dengan masalah ideologi, visi dan misi gerakan. Karena ideologi, visi dan misi gerakan adalah ibarat ruh dalam pergerakan itu. Pergerakan itu bisa hidup dan berjalan karena berkumpul orang-orang yang punya ideology yang sama, punya visi dan misi yang sama.

Dalam perjalanannya, pergerakan mahasiswa akan mengalami resistensi antar anggota satu sama lain atau bahkan dengan organ ekstra lainnya. Resistensi itu mungkin saja terjadi karena banyaknya pemikiran yang ada dalam satu pergerakan. Masing-masing orang ingin agar pendapatnya didengar dan diikuti oleh yang lainnya. Tetapi inilah pendidikan yang sangat baik bagi mahasiswa jika saja mereka dapat menghadapinya dengan pikiran yang dewasa. Reistensi yang terjadi adalah bagian dari pendidikan pendewasaan para kader untuk menghadapi permasalahan di dunia nyata. Karena pergerakan merupakan miniatur kehidupan sosial yang tidak bisa dipisahkan dari permasalahan.

Tetapi yang harus diingat adalah bahwa resistensi yang terjadi adalah hanya merupakan bagian dari pembelajaran, bukan perpecahan yang justru akan menghancurkan organisasi sendiri. Perbedaan pendapat jangan sampai menjadi alas an untuk melegalkan perseteruan dan perpecahan yang kemudian memunculkan gerakan baru dalam pergerakan itu sendiri. Tetapi juga, tidak boleh ada yang memaksakan kehendak dari pemikiran seseorang, menganggap lebih senior, lebih berpengalaman, lebih pintar, merupakan orang tua dari yang lainnya karena itu akan mengakibatkan kecenderungan dari sebagian kader yang merasa diremehkan untuk menjauhi diri yang lain dan membentuk gerakan sendiri.

Harus ada persatuan dalam pergerakan sebagai modal awal dalam pembelajaran dan perjuangan para kadernya. Persatuan yang dijiwai oleh rasa ukhuwah, saling percaya, saling menghargai dan saling menghormati. Bagaimana kita akan belajar menjadi dewasa jika tidak ada keinginan untuk bersatu dan saling mengerti antara satu sama lain? Bagaimana kita akan berjuang merubah kondisi bangsa jika organisasi yang menjadi wadah perjuangannya mengalami perpecahan di dalam dirinya sendiri? Apakah para mahasiswa akan bisa merubah bangsa yang besar ini jika mereka sendiri tidak bisa menjaga persatuan antar kader?

Pergerakan mahasiswa ada bukan karena persamaan nasib yang terjadi di antara mahasiswa, bukan juga perkumpulan para mahasiswa yang terikat oleh persamaan latar belakang keagamaan atau kesukuan saja dan bukan juga sekedar mahasiswa yang bergabung dan bersatu menjadi satu kesatuan yang lebih mengutamakan kesatuan suara dan menghindari perbedaan pendapat. Tetapi, pergerakan merupakan wadah pembelajaran sekaligus perjuangan mahasiswa.

Merupakan wadah pembelajaran karena di sinilah para mahasiswa akan belajar untuk bersikap dewasa dalam menghadapi berbagai masalah, belajar untuk menjadi orang yang berguna bagi keluarga, bangsa dan agama, belajar menjadi orang yang kritis yang berani mengkritisi. Merupakan wadah perjuangan karena di sinilah berkumpul para mahasiswa yang ingin berjuang memperbaiki kondisi bangsa sesuai kapasitasnya sebagai mahasiswa.